Thursday, December 19, 2013

Cara Downgrade BBM versi 8 ke BBM Versi 7

Mau tau caranya downgrade BBM dari versi 8 ke versi 7? Kebetulan saya sudah mencobanya. Awalnya, ada teman kerja dikantor yang mengeluh BBMnya lemot, setelah saya tanya ternyata dia habis upgrade BBM ke versi 8, katanya sih notifikasinya muncul terus, daripada pusing liat notifikasi yang muncul terus alhasil dia upgrade saja. Kadang sebagai pengguna awam kita tidak menyadari bahwa upgrade aplikasi ke versi terbaru ada resiko yang akan ditimbulkan, tentunya jika ingin upgrade harus disesuaikan dengan kemampuan gadget yang kita gunakan, katakanlah spesifikasinya harus mumpuni. Jika hanya asal upgrade tanpa mempertimbangkan hal tersebut jadilah seperti kasus yang dialami teman saya ini, BBMnya terasa lemot dan jam pasir terus. Kebetulan dia menggunakan Blackberry seri 8900 dengan OS versi 5, para pembaca pasti tau kan performancenya seperti apa hehe apalagi jika menggunakan aplikasi-aplikasi terbaru dari application world saat ini.

Baiklah, berikut langkah-langkah untuk mendowngrade BBM versi 8 ke veri 7.
  1. Uninstall aplikasi BBM versi 8 lewat Application Management atau lewat blackberry application word. Pastikan sebelum melakukan proses instalasi, siapkan dulu BBID anda, karena pada saat downgrade nanti, akan ada pilihan untuk merestore kontak bbm anda.
  2. Setelah di uninstall, reboot perangkat bb anda.
  3. Buka browser di bb anda, masuk ke alamat http://blackberry.com/bbm
  4. Akan muncul 3 pilihan, klik continue.
  5. Scroll layar le bawah, dan klik tombol download now, kemudian klik download, dan tunggu proses instalasi sampai selesai.
  6. Restart blackberry anda.
  7. Setelah restart, buka aplikasi bbm, masukkan BBID dan passwordnya, jika muncul pilihan restore klik restore. Tunggu proses restore sampai selesai dan pastikan anda mendapatkan koneksi internet yg stabil. Lamanya proses restore tergantung banyaknya kontak bbm anda dan kestabilan koneksi.
  8. Sampai disini bbm anda sudah kembali ke versi 7.

Sekian dari saya, semoga membantu.

Wednesday, December 18, 2013

Memindahkan Outlook Data Files ke Lokasi Lain

Pernah dipusingkan dengan ukuran data files outlook? Dimana drive C yang spacenya minim terus berkurang free sizenya dikarenakan inbox yang terus bertambah? Pernah terpikir untuk memindahkan default lokasi data files ke drive lain?
Saya rasa sebagai seorang desktop administrator atau IT support tentunya anda pernah mengalami hal ini. Sekedar berbagi pengalaman dan sebagai catatan saya sendiri agar tidak lupa dikemudian hari. OS yg saya gunakan kali ini adalah Win 7 Home Basic dan Outlook 2007.
Baiklah, untuk mmindahkan lokasi data file outlook dari defaultnya ke lokasi yang diinginkan, berikut langkah-langkahnya.

1. Untuk kemanan, copy dulu direktori data file outlook. Untuk mengetahui lokasi folder data filesnya buka MS Outlook, klik Files > Data Files Management. Setelah itu, klik pada Personal Folders dan klik Open folder.  Copy folder outlooknya. Sebelum di paste, close dulu aplikasi Outlook anda.

2. Jika sudah dicopy, masuk ke direktori data file default Outlook, rename file Outlook.pst menjadi nama lain, misal Outlook_old.pst

3. Masuk ke Control Panel> Mail, pilih profile outlook yg anda gunakan, dan klik tombol setting. Kemudian klik pada personal folder, klik open folder. Outlook akan mengatakan bahwa data file anda tidak ditemukan, kemudian klik open location dan arahkan pada  file Outlook.pst di lokasi yang baru. Setelah itu klik Ok dan Ok lagi.

4. Buka MS Outlook anda, tunggu sampai data binding selesai. Setelah itu inbox anda akan muncul seperti sedia kala. Untuk memastikan apakah outlook menggunakan data files di lokasi yang baru, klik Files> Data Files Management, klik Personal Folder, klik tombol setting. Disitu akan terlihat path penyimpanan data files yang baru. Selanjutnya jika ada penambahan email di inbox, semuanya akan masuk ke data files di lokasi yang baru.

5. Sampai disini, anda bisa mendelete file outlook.pst anda yang lama guna menambah free space di drive C.

Semoga membantu.




Wednesday, December 11, 2013

Memaksimalkan Settingan Open Office Agar Berjalan lebih Cepat

Kalau berbicara tentang migrasi Windows ke Linux, justru yang paling rumit adalah migrasi aplikasi officenya dibandingkan migrasi Operating Systemnya, yaitu migrasi dari MS Office ke Open Office. Keluhan datang dari user, yang mereka rasakan adalah membuka file word, excel, ataupun power point di open office sangat lambat, jedanya sangat terasa mungkin bisa beda antara 2-5 detik dibandingkan ketika membuka file-file tsb di MS Office.
Ada beberapa trik yang saya dapatkan dari forum open office, diantaranya;
1. Pada Open Office, masuk ke Tools > Options> Open Office > Memory, sesuaikan settingannya seperti berikut;
Undo
       Number of Steps = 20
Graphic Cache
       Use for Open Office =128
       Memory Per Object = 32
Cache For Inserted Object 
       Number Of Object = 20
2. Jika anda tidak membutuhkan java, masuk ke Tools > Options> Open Office >Java, uncheck use a jaca runtime environment.

Setelah saya coba, hasilnya pun terasa sangat berbeda, saya tes dengan membuka file excel dengan ukuran 2.75 MB memakan waktu kurang lebih 3 detik, mungkin hal ini berbeda pada masing-masing komputer, tergantung speknya, sebagai info spek komputer yg sy gunakan adalah Pentium Dual Core 2 Ghz dengan 2 GB Memory dan VGA Onboard . Selamat mencoba.

Computer Browser / Network Discovery Tiba-Tiba Tidak Memunculkan Semua Komputer Yang Ada Di Jaringan

Kali ini saya ingin share pengalaman tentang permasalahan pada komputer browser atau yang biasa dikenal dengan network discovery. Suatu ketika saya mengelami masalah, dimana pada saat saya klik Network di komputer saya (Windows 7) tiba-tiba saja komputer yang muncul di network hanya sedikit atau sebagian saja, padahal keseluruhannya ada sekitar 30 an PC.
Terus terang saya kaget, karena sebelumnya tidak ada perubahan konfigurasi network ataupun di PC. Terbesit di pikiran saya mungkin hal ini dikarenakan virus, sebagai makhluk yang lemah saya pun bertanya kepada mbah google, namun nihil hasilnya.
Saya rada pesimis, akhirnya saya sholat magrib dan berdoa kepada Allah Swt untuk meminta perolongan.

Setelah itu,  adapun langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut ;
1. Pastikan service TCP/IP Netbios Helper running
2. Pastikan service Workstation dan Server juga Running
3. Pada Internet Protocol TCP/IP versi 4 properties, klik advance, masuk ke tab WINS untuk memastikan Enable Netbios Over TCP/IP  sudah diselect.

Namun apa daya, setelah semua itu saya lakukan hasilnya pun nihil. Akhirnya saya coba cara terkahir dan coba-coba, saya matikan perangkat router dan switch yang ada, lalu saya hidupkan kembali. Alhamdulillah setelah saya cek komputer saya dan membuka komputer browser, satu persatu komputer yang tadinya tidak muncul, akhirnya muncul kembali.
Entah kenapa hal ini bisa terjadi, sampai saat ini saya jg belum bisa menemukan penjelasan secara logika mengenai permasalahan yg saya alami.
Mungkin agan-agan para pembaca sekalian bisa membagi ilmunya untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi.